Kenali Gejala Terinfeksi Covid-19 Sejak Dini Agar Mudah Dicegah

 JANGAN TUNGGU HARI KE 7


Waspada covid19, jangan tunggu timbulnya demam tinggi dan banyak batuk, baru berpikir ! Terlambat sudah !


Kenali lebih awal mulai hari ke-1 masuknya virus ke dalam tubuh, agar parahnya sakit bisa dicegah. Gejala demam tinggi baru muncul di hari ke 8, dimana virus sudah berhasil berkembang, merusak dan merasuk luas di dalam tubuh.


Tingkatkan daya tahan tubuh sebelum virus berhasil menghancurkan kita.


Perhatikan keadaan diri kita sejak kemungkinan mulai terpapar, yaitu sebagai berikut :


Hari ke 1- 3 :

• Hanya seperti masuk angin ringan.

• Makan minum masih normal.

• Tenggorokan hanya sedikit sakit.


Hari ke 4 :

• Sakit kepala ringan.

• Badan sedikit anget, sekitar 36.5°C.

• Sakit tenggorokan ringan.

• Suara mulai serak.

• Selera makan mulai terganggu.

• Indera Perasa/Pengecap "hilang"

• Indera penciuman juga menghilang.

• Sedikit diare ringan.


Hari ke 5 :

• Sakit tenggorokan.

• Suara serak.

• Badan mulai terasa meriang.

• Temperatur sekitar 36.5 - 36.7 °C.

• Badan terasa lelah, cape, sakit.

• Jari² dan persendian terasa sakit.


Hari ke 6 :

• Mulai demam ringan sekitar 37°C.

• Batuk kering atau sedikit berlendir.

• Sesekali terasa susah bernapas.

• Sakit Tenggorokan ketika bicara. 

• Sakit waktu makan dan menelan.

• Mual dan mungkin muntah.

• Ada diare.


Hari ke 7 :

• Demam agak tinggi 37.4 - 37.8 °C.

• Batuk lebih banyak dan berdahak.

• Napas pendek² dan tetap.

• Kepala sakit kepala dan berat.

• Nyeri² seluruh tubuh.

• Diare bertambah.


Hari ke 8 :

• Demam tinggi 38°C atau lebih.

• Sulit bernapas, dada terasa berat.

• Sakit kepala, punggung dan sendi².

• Batuk terus menerus.

• Sulit berbicara, seperti bisu.


Hari ke 9 :

• Semua gejala tidak berubah.

• Batuk bertambah parah.

• Demam tak menentu, tak teratur.

• Napas bertambah Sulit.

• Pencegahan sudah tak mungkin.

• Harus segera ditolong intensif.


Bila waspada di hari ke 1-3 tingkatkan daya tahan tubuh, minum vitamin² C, D, E serta sedia panadol (parasetamol), mungkin penyakit ini dapat dihalau untuk berakhir sebelum parah dan kesembuhan boleh didapatkan.


Gejala hari ke 1-3 sangat² ringan dan sering terabaikan tak terdeteksi. 

Mungkin hari ke 4 baru mulai curiga. Cepat isolasi mandiri, banyak minum air hangat atau jamu²an juga boleh. Berjemur diri, banyak cuci tangan, cuci muka, ganti baju. Makan makanan yg bergizi dan minum vitamin².


(Tambahan : Tingkatkan stamina daya tahan tubuh (imun) dengan selalu berdoa dan dzikir, cukup istirahat, makan & minum, jaga hati dan pikiran agar tetap tenang, dan konsumsi suplemen makanan seperti spirulina, minuman jahe panas, minuman atau madu yang mengandung banyak mint, gunakan minyak kayu putih untuk menyegarkan dan menghangatkan pernafasan... ini ikhtiar pencegahan yang murah dan dapat dilakukan semua orang - tambahan dari saya) 


Selamat bersikap dan waspada. Tetap tenang namun bijak. Hindari kemungkinan terpapar sebisa mungkin. Semoga berhasil “berperang” melawan covid dan semoga kita tetap sehat.


Harap Perhatikan Perbedaannya !!!                      (Supaya tidak berprasangka buruk) 


1. Batuk kering + Bersin = Polusi udara.


2. Batuk + Lendir + Bersin + Pilek = Pilek biasa.


3. Batuk + Lendir + Bersin + Pilek + Sakit tubuh + Kelemahan + Demam ringan = Flu.


4. Batuk kering + Bersin + Nyeri tubuh + Kelemahan + Demam tinggi + Kesulitan bernapas + Hilangnya indra pengecap dan perasa =  Corona virus.


Departemen patologi AIIMS, 

Din. Kes. 

Virus Corona

Virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan ringan pada sistem pernapasan, infeksi paru-paru yang berat, hingga kematian.

Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang lebih dikenal dengan nama virus Corona adalah jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia. Virus ini bisa menyerang siapa saja, baik bayi, anak-anak, orang dewasa, lansia, ibu hamil, maupun ibu menyusui.

Infeksi virus Corona disebut COVID-19 dan pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Cina, pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan sangat cepat dan telah menyebar ke hampir semua negara, termasuk Indonesia, hanya dalam waktu beberapa bulan.
Hal tersebut membuat beberapa negara menerapkan kebijakan untuk memberlakukan lockdown dalam rangka mencegah penyebaran virus Corona. Di Indonesia sendiri, diberlakukan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menekan penyebaran virus ini.
Coronavirus adalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti infeksi paru-paru (pneumonia).
Selain virus SARS-CoV-2 atau virus Corona, virus yang juga termasuk dalam kelompok ini adalah virus penyebab Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) dan virus penyebab Middle-East Respiratory Syndrome (MERS). Meski disebabkan oleh virus dari kelompok yang sama, yaitu coronavirus, COVID-19 memiliki beberapa perbedaan dengan SARS dan MERS, antara lain dalam hal kecepatan penyebaran dan keparahan gejala.

Gejala Virus Corona (COVID-19)

Gejala awal infeksi virus Corona atau COVID-19 bisa menyerupai gejala flu, yaitu demam, pilek, batuk kering, sakit tenggorokan, dan sakit kepala. Setelah itu, gejala dapat hilang dan sembuh atau malah memberat. Penderita dengan gejala yang berat bisa mengalami demam tinggi, batuk berdahak bahkan berdarah, sesak napas, dan nyeri dada. Gejala-gejala tersebut muncul ketika tubuh bereaksi melawan virus Corona.
Secara umum, ada 3 gejala umum yang bisa menandakan seseorang terinfeksi virus Corona, yaitu:
  • Demam (suhu tubuh di atas 38 derajat Celsius)
  • Batuk
  • Sesak napas
Gejala-gejala COVID-19 ini umumnya muncul dalam waktu 2 hari sampai 2 minggu setelah penderita terpapar virus Corona.

Kapan harus ke dokter

Segera lakukan isolasi mandiri bila Anda mengalami gejala infeksi virus Corona (COVID-19) seperti yang telah disebutkan di atas, terutama jika dalam 2 minggu terakhir Anda berada di daerah yang memiliki kasus COVID-19 atau kontak dengan penderita COVID-19. Setelah itu, hubungi hotline COVID-19 di 119 Ext. 9 untuk mendapatkan pengarahan lebih lanjut.
Bila Anda mungkin terpapar virus Corona namun tidak mengalami gejala apa pun, Anda tidak perlu memeriksakan diri ke rumah sakit, cukup tinggal di rumah selama 14 hari dan membatasi kontak dengan orang lain.
Bila Anda memerlukan pemeriksaan langsung oleh dokter, jangan langsung ke rumah sakit karena itu akan meningkatkan risiko Anda tertular atau menularkan virus Corona ke orang lain. Anda bisa membuat janji konsultasi dengan dokter di rumah sakit melalui aplikasi Alodokter agar bisa diarahkan ke dokter terdekat yang dapat membantu Anda.
Alodokter juga memiliki fitur untuk membantu Anda memeriksa risiko tertular virus Corona dengan lebih mudah. Untuk menggunakan fitur tersebut, silakan klik gambar di bawah ini.

Penyebab Virus Corona (COVID-19)

Infeksi virus Corona atau COVID-19 disebabkan oleh coronavirus, yaitu kelompok virus yang menginfeksi sistem pernapasan. Pada sebagian besar kasus, coronavirus hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan sampai sedang, seperti flu. Akan tetapi, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti pneumonia, Middle-East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).
Ada dugaan bahwa virus Corona awalnya ditularkan dari hewan ke manusia. Namun, kemudian diketahui bahwa virus Corona juga menular dari manusia ke manusia.
Seseorang dapat tertular COVID-19 melalui berbagai cara, yaitu:
  • Tidak sengaja menghirup percikan ludah (droplet) yang keluar saat penderita COVID-19 batuk atau bersin
  • Memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dulu setelah menyentuh benda yang terkena cipratan ludah penderita COVID-19
  • Kontak jarak dekat dengan penderita COVID-19
Virus Corona dapat menginfeksi siapa saja, tetapi efeknya akan lebih berbahaya atau bahkan fatal bila terjadi pada orang lanjut usia, ibu hamil, orang yang memiliki penyakit tertentu, perokok, atau orang yang daya tahan tubuhnya lemah, misalnya pada penderita kanker.

Diagnosis Virus Corona (COVID-19)

Untuk menentukan apakah pasien terinfeksi virus Corona, dokter akan menanyakan gejala yang dialami pasien dan apakah pasien baru saja bepergian atau tinggal di daerah yang memiliki kasus infeksi virus Corona sebelum gejala muncul. Dokter juga akan menanyakan apakah pasien ada kontak dengan orang yang menderita atau diduga menderita COVID-19.
Guna memastikan diagnosis COVID-19, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan berikut:
  • Rapid test sebagai penyaring
  • Tes usap (swab) tenggorokan untuk meneliti sampel dahak (tes PCR)
  • CT scan atau Rontgen dada untuk mendeteksi infiltrat atau cairan di paru-paru

Pengobatan Virus Corona (COVID-19)

Infeksi virus Corona atau COVID-19 belum bisa diobati, tetapi ada beberapa langkah yang dapat dilakukan dokter untuk meredakan gejalanya dan mencegah penyebaran virus, yaitu:
  • Merujuk penderita COVID-19 yang berat untuk menjalani perawatan dan karatina di rumah sakit rujukan
  • Memberikan obat pereda demam dan nyeri yang aman dan sesuai kondisi penderita
  • Menganjurkan penderita COVID-19 untuk melakukan isolasi mandiri dan istirahat yang cukup
  • Menganjurkan penderita COVID-19 untuk banyak minum air putih untuk menjaga kadar cairan tubuh

Komplikasi Virus Corona (COVID-19)

Pada kasus yang parah, infeksi virus Corona bisa menyebabkan beberapa komplikasi berikut ini:
  • Pneumonia (infeksi paru-paru)
  • Infeksi sekunder pada organ lain
  • Gagal ginjal
  • Acute cardiac injury
  • Acute respiratory distress syndrome
  • Kematian

Pencegahan Virus Corona (COVID-19)

Sampai saat ini, belum ada vaksin untuk mencegah infeksi virus Corona atau COVID-19. Oleh sebab itu, cara pencegahan yang terbaik adalah dengan menghindari faktor-faktor yang bisa menyebabkan Anda terinfeksi virus ini, yaitu:
  • Terapkan physical distancing, yaitu menjaga jarak minimal 1 meter dari orang lain, dan jangan dulu ke luar rumah kecuali ada keperluan mendesak.
  • Gunakan masker saat beraktivitas di tempat umum atau keramaian, termasuk saat pergi berbelanja bahan makanan.
  • Rutin mencuci tangan dengan air dan sabun atau hand sanitizer yang mengandung alkohol minimal 60%, terutama setelah beraktivitas di luar rumah atau di tempat umum.
  • Jangan menyentuh mata, mulut, dan hidung sebelum mencuci tangan.
  • Tingkatkan daya tahan tubuh dengan pola hidup sehat.
  • Hindari kontak dengan penderita COVID-19, orang yang dicurigai positif terinfeksi virus Corona, atau orang yang sedang sakit demam, batuk, atau pilek.
  • Tutup mulut dan hidung dengan tisu saat batuk atau bersin, kemudian buang tisu ke tempat sampah.
  • Jaga kebersihan benda yang sering disentuh dan kebersihan lingkungan, termasuk kebersihan rumah.
Untuk orang yang diduga terkena COVID-19 atau termasuk kategori ODP (orang dalam pemantauan) maupun PDP (pasien dalam pengawasan), ada beberapa langkah yang bisa dilakukan agar virus Corona tidak menular ke orang lain, yaitu:

  • Lakukan isolasi mandiri dengan cara tinggal terpisah dari orang lain untuk sementara waktu. Bila tidak memungkinkan, gunakan kamar tidur dan kamar mandi yang berbeda dengan yang digunakan orang lain.
  • Jangan keluar rumah, kecuali untuk mendapatkan pengobatan.
  • Bila ingin ke rumah sakit saat gejala bertambah berat, sebaiknya hubungi dulu pihak rumah sakit untuk menjemput.
  • Larang dan cegah orang lain untuk mengunjungi atau menjenguk Anda sampai Anda benar-benar sembuh.
  • Sebisa mungkin jangan melakukan pertemuan dengan orang yang sedang sedang sakit.
  • Hindari berbagi penggunaan alat makan dan minum, alat mandi, serta perlengkapan tidur dengan orang lain.
  • Pakai masker dan sarung tangan bila sedang berada di tempat umum atau sedang bersama orang lain.
  • Gunakan tisu untuk menutup mulut dan hidung bila batuk atau bersin, lalu segera buang tisu ke tempat sampah.
Sumber : alodokter

BELAJAR DARI KEMATIAN SANG MILIARDER



Antonio Vieira Monteiro, president dewan direktur Santander bank Portugal, meninggal dunia setelah dinyatakan positiv terpapar Covid-19, sepulangnya dari Italia.

Kabar kematiannya, tidak penting bagi saya, sebab banyak yang lebih kaya dan lebih kuat darinya juga mati. Yang membuat perhatian saya justru tulisan putrinya di salah satu media sosial.

"Kami keluarga kaya raya berlimpah harta. Tetapi ayahku meninggal dunia seorang diri, sulit bernafas bagai tercekik, sambil mencari sesuatu yang gratis tanpa biaya, yaitu udara segar, sedang hartanya ditinggal di rumah"

Bagi sebagian, tulisan itu mungkin dianggap sekedar keluhan seorang anak yang sedang kalut ditinggal mati ayahnya.

Tapi bagi yang lain, tulisan itu dianggap pesan berharga. Seakan ia ingin berkata:

"Apa arti bergelimang harta, jabatan dan kekuasaan, jika di saat kematian menjemput tak dapat menyelamatkannya. Bahkan hanya sekedar untuk bisa bernafas pun, harta tak dapat menolongnya"

Konon, orang yang sedang mendekati ajal, terlihat olehnya tiga hal; hartanya, anaknya dan amalnya.

Dia menoleh kepada hartanya dan berkata; "Demi Allah, aku sangat berhati-hati dan bekerja keras untuk mengumpulkanmu, apa yang bisa kamu berikan kepadaku?

Hartanya menjawab; "Ambillah sehelai kafan dariku".

Lalu menoleh kepada anaknya dan berkata: "Demi Allah, aku mencintaimu dan aku yang melindungimu, apa yang bisa kamu berikan kepadaku?

Anaknya menjawab; "Aku akan mengantarmu ke liang lahat dan aku akan menguburmu"

Kemudian menoleh kepada amalnya dan berkata; "Demi Allah, aku tidak banyak berbuat untukmu dan kamu sangat membebani diriku, apa yang kamu berikan kepadaku?

Amalnya menjawab; "Aku akan menemanimu di alam kubur dan di hari kebangkitan, hingga aku dan kamu dimintai pertanggung jawaban".

Oh, betapa miskinnya manusia...

Semua yang dianggap berharga di masa hidupnya, telah meninggalkannya, kecuali amalnya.

Beruntung orang yang menggunakan hartanya untuk kebaikan dan mendidik anaknya bermoral. Dan merugi orang yang menggunakan hartanya untuk kejahatan dan membiarkan anaknya tanpa moral...

Terlebih yang mengumpulkan harta dengan korupsi, mengambil hak rakyat dan hak orang lain..

Hidup tidak hanya untuk menumpuk harta, tapi juga untuk menumpuk pahala.

Dalam hidup, tidak hanya berpikir apa yang akan kita dapatkan, tapi juga berpikir apa yang sudah kita berikan...

Saya jadi ingat syair Imam Husain cucu nabi saat di Karbala;

"Apabila dunia dianggap berharga, maka pahala Allah amat berharga dan amat mulia"

"Apabila tubuh diciptakan untuk mati, maka  terbunuhnya seseorang di jalan Allah dengan pedang amat utama".

"Apabila pembagian rizki telah ditentukan, maka sedikitnya keinginan seseorang mencari rizki amatlah indah".

"Apabila harta dikumpulkan untuk ditinggalkan, lalu mengapa seseorang kikir terhadap yang akan ditinggalkan"
Wallahu a'lam..

#Renungansyaban

Sharing dari Bambang Priyambodo, praktisi Farmasi dari UGM


(salah satu anaknya terkena Covid di Jerman).

Mengenal SARS-CoV-2 dan bagaimana strategi menghadapinya.

Akhirnya, ujian itu pun datang.

Selasa tengah malam, 31 Maret 2020 - anak saya mengabarkan bahwa dia sedang sakit.

Sebelumnya dia bercerita kronologisnya seperti ini :

Tanggal 23 Maret 2020, Day 1
Sebelum diberlakukannya Physical Distancing di Jerman, kebetulan dia ada acara dengan teman-temannya. Saya duga disinilah dia mulai tertular.

Tanggal 28 Maret 2020, Day 5
Dia bilang kalau tiba-tiba saja dia terkena SARIAWAN yang cukup besar. Badannya mulai terasa nggak enak. Dia pikir awalnya mungkin disebabkan cuaca di kota Halle yang gak karuan. Terkadang cerah dan hangat, namun tiba-tiba berubah menjadi dingin hingga 2 - 4°C.
(Setelah kejadian dia sakit, baru kemudian saya berpikir inilah mulai masa illness (gejala) dari virus ini)

Tanggal 31 Maret 2020, Day 8
Demamnya makin tinggi. Badannya menggigil - kedinginan, hingga ke tulang. Kepalanya pusing sekali, bahkan hampir gak bisa bangun. Tenggorokan pun sangat sakit sekali buat nelan. Lidahnya hampir gak bisa merasakan rasa manis atau asin..Batuk kering, ada riak yang sangat lengket sekali.

Waaah COVID ini, batin saya

Sayapun kemudian memandu dia pelan-2 via HP apa yang harus dia lakukan.

Bersyukur sekali bahwa putri saya mematuhi perintah saya untuk minum Vitamin C, Vitamin E dan Zinc SETIAP HARI.

Saya pikir seandainya sistem immune-nya belum siap, entah apa yang terjadi.

BERIKUT PENANGANANNYA:

Untuk mengatasi DEMAM, saya suruh dia untuk minum PARACETAMOL 500 mg yang kebetulan memang sudah disiapkan sejak wabah ini mulai merebak kemana2.
Dosis 3x sehari (terkadang hingga 4x sehari jika panasnya gak turun-turun).

Untuk energi dia juga sudah sedia MADU, mengingat sakit sekali kalo buat menelan sehingga nafsu makan turun sekali.
Meskipun demikian makan - minum harus dipaksa. Saya bilang gak pa pa makan APAPUN, yang penting ada yang masuk ke dalam perut. Sebab kalau virus sampai sudah ke perut/usus bikin kondisi makin parah

(Ini yang dialami oleh temannya satu apartemen, sampai mengalami diare hebat karena virusnya bisa mencapai usus halus)

Untuk SAKIT KEPALANYA, dia terkadang minum NEURALGIN jika sudah tidak tertahan lagi. Tapi dia bilang jarang sekali diminum, hanya mengandalkan PARACETAMOL saja.

Untuk mengatasi lendir yang sangat lengket di tenggorokan, saya suruh dia untuk siapkan 1 ruas JAHE. dikeprek, kemudian direbus. Uap airnya digunakan untuk AROMATHERAPY. Alhamdulillah, 2x therapy, keluarlah ingus yang sangat lengket sekali. Ploong banget rasanya, katanya

Vitamin C, Vitamin E dan Zinc 1x sehari masih terus dilanjutkan.

Tanggal 1-3 April, Day 9-12
Inilah masa-masa TERBERAT. Apalagi dia hanya tinggal sendirian di apartemennya.

Pengobatan masih sama seperi pada hari ke-8.

PARACETAMOL 3x sehari, VIT. C (1x sehari), VIT. E (1x sehari), ZINC (1x sehari),  dan Neuralgin (jika perlu). Kalau ada riak, rebusan jahe geprek buat aromatherapy.

Syukur Alhamdulillah, pelan namun pasti kondisinya berangsur membaik. Demamnya sudah mulai menurun, sakit kepala juga sudah sangat berkurang, ingus di tenggorokan juga sudah gak keluar lagi, otomatis batuknya pun kemudian berhenti.

Tanggal 4 April 2020, Day 13

Alhamdulillah semua gejala/symptoms akhirnya hilang semua. Gak demam, gak pusing, gak nggreges, gak batuk dan lain - lain.
Meskipun sudah membaik, namun saya minta tetap untuk dilanjutkan pengobatannya

Tanggal 5 April 2020, Day 14
Puji syukur ke hadlirat Allah SWT, akhirnya SEMUA gejala yang dialami anak saya sudah hilang tuntas..tas..
Bisa dikatakan dia sudah pulih seperti sedia kala

Jadi yang perlu disiapkan, jika terkena virus ini adalah  :
1. Paracetamol untuk mengatasi demam
2. Neuralgin untuk jaga-jaga jika sakit kepala hebat dan tak tertahankan
3. Vitamin C
4. Vitamin E
5. Zinc
6. Madu
7. Echinacea (jika perlu)
8. Curcumin (jika perlu)

Sudah itu saja sih.. Alhamdulillah putri saya akhirnya bisa melewati badai ini dengan selamat.

Terima kasih atas do'a teman-teman semua. Semoga Tuhan YME melindungi kita dari segala mara bahaya dan memberikan kekuatan kepada kita semua sehingga bisa melewati badai dahsyat ini dengan selamat.. Aamiin YRA..

SEMOGA BERMANFAAT🙏🏽❤️
(copas)

Revolusi Industri 4.0

Mengetahui Revolusi Industri 4.0

Revolusi industri telah terjadi sejak tahun 1750-an dan terus berlanjut sampai sekarang. Dimulai dari mesin uap yang mendominasi industri saat itu, dari kereta sampai mesin penggerak turbin. Dan sekarang memasuki revolusi industri ke 4, semuanya telah berubah secara dramatis. Tren otomatisasi, pertukaran data terkini, komputasi awan, Internet of things (IoT), kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dan semua hal virtual yang mampu memudahkan kegiatan operasional kita. Hampir semua hal.
Ada empat prinsip rancangan dalam Revolusi Industri 4.0. Prinsip-prinsip ini membantu perusahaan mengidentifikasi dan mengimplementasikan skenario-skenario dalam revolusi Industri 4.0
  • Interoperabilitas (kesesuaian): Kemampuan mesin, perangkat, sensor, dan manusia untuk berhubungan dan berkomunikasi dengan satu sama lain lewat Internet of Things (IoT) atau Internet of People (IoP).
    IoT akan mengotomatisasikan proses ini secara besar-besaran
  • Transparansi informasi: Kemampuan sistem informasi untuk menciptakan salinan dunia fisik secara virtual dengan memperkaya model pabrik digital dengan data sensor. Prinsip ini membutuhkan pengumpulan data sensor mentah agar menghasilkan informasi konteks bernilai tinggi.
  • Bantuan teknis: Pertama, kemampuan sistem bantuan untuk membantu manusia dengan mengumpulkan dan membuat visualisasi informasi secara menyeluruh agar bisa membuat keputusan bijak dan menyelesaikan masalah genting yang mendadak. Kedua, kemampuan sistem siber-fisik untuk membantu manusia secara fisik dengan melakukan serangkaian tugas yang tidak menyenangkan, terlalu berat, atau tidak aman bagi manusia.
  • Keputusan mandiri: Kemampuan sistem siber-fisik untuk membuat keputusan sendiri dan melakukan tugas semandiri mungkin. Bila terjadi pengecualian, gangguan, atau ada tujuan yang berseberangan, tugas didelegasikan ke atasan.

Saat ini, Konsumen Berharap Lebih Dari Sekedar “CUKUP”


Tahukah Anda, bahwa konsumen pada saat ini berharap mendapat jawaban kapan saja, dan di platform mana pun yang mereka pilih. Entah mereka men-tweet, mengirim email, mengobrol, atau menelepon, mereka menginginkan layanan yang instan dan personal.
Jadi, apakah Anda bisa menciptakan hal tersebut pada bisnis Anda?
Teknologi di sekitar kita telah berevolusi, membawa harapan pelanggan dengan mereka. Ingat saja, 20 tahun yang lalu tidak ada perusahaan seperti Google, Alibaba, Facebook, Twitter, YouTube, Uber, Airbnb, Salesforce, Snapchat, Instagram, Fitbit, Spotify, dan WeChat.
Korelasinya dengan bisnis Anda adalah layanan yang diberikan perusahaan-perusahaan diatas telah meningkatkan standar untuk pengalaman pelanggan. Bagaimana Anda bisa berpikir pelanggan akan rela menunggu ketika mereka terbiasa dengan kecepatan interaksi di media sosial? Atau ketika jawaban untuk pertanyaan apa pun adalah satu pencarian Google?
Dan jangan lupakan generasi milenial. Mereka tumbuh di teknologi digital, dan sekarang mereka mencapai lebih dari setengah tenaga kerja.  Sebagai konsumen, mereka mengharapkan bisnis yang dapat  mengantisipasi kebutuhan mereka dan memberikan pelayanan yang memuaskan. Agar berhasil, bisnis perlu beralih dari model transaksional, yang hanya berfokus pada penjualan produk, ke model hubungan, yang dibangun di sekitar layanan penjualan dan menciptakan hubungan yang lebih dalam dengan pelanggan.

Data Adalah Mata Uang Baru

Setiap hari, miliaran orang berbagi secara online. Mereka memposting gambar, video, dan status. Mereka mengirim pesan teks. Mereka menyukai pembaruan orang lain.
Bagaimana mereka membagikan semua itu? Tentunya karena mereka menggunakan perangkat yang terhubung ke internet. Miliaran orang berbagi dan diterjemahkan ke miliaran perangkat dengan sensor yang tertanam, mengirim triliunan sinyal real-time ke cloud. Hal-hal seperti koordinat GPS, data berbasis lingkungan (environmental data), clickstream, dan data kesehatan.
Hasilnya adalah? Data. Banyak sekali data.
Semua data ini seperti makanan untuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dan mendorong inovasi pada  jumlah produk dan layanan yang terus bertambah. Semakin banyak data yang Anda miliki, semakin baik prediksi yang Anda diperoleh.
Algoritma pembelajaran mesin dapat menganalisis miliaran transaksi dan variabel ini untuk membuat bisnis lebih cerdas. Mereka dapat membantu bisnis mengantisipasi tren dalam permintaan konsumen, mempersonalisasikan promosi untuk masing-masing pelanggan, dan mengoptimalkan harga.

Berikut adalah beberapa contoh inovasi pembelajaran mesin, yang digunakan berbagai macam industri:

Ritel : Menyoroti sentimen konsumen terhadap merek atau memprediksi pelanggan mana yang cenderung membeli produk tertentu.
Manufaktur : Mengoptimalkan operasi rantai suplai dan memprediksi kegagalan suku cadang mesin.
Agen Perjalanan : Rencanakan liburan dengan kecerdasan Ai.
Medis : Membantu dokter dalam mengidentifikasi berbagai jenis sel kanker dan menemukan kelainan intrakranial secara real time.


Jadi sekarang, mari  mengenal lebih jauh industri yang telah berubah akibat revolusi industri 4.0 ini

revolusi industri merubah ceruk alat transportasi

Transportasi

Layanan transportasi berbasis daring telah ada di berbagai sektor industri. Mulai dari sarana transportasi untuk penumpang dan barang.  Layanan seperti Go-jek dan Grab adalah transformasi dari industri transportasi formal. Dengan salah satu layanan ini, Anda dapat menggunakan ponsel Anda untuk:
  1. Pesan mobil untuk membawa Anda ke tujuan tertentu
  2. Lacak kendaraan saat menuju ke arah Anda
  3. Dapatkan informasi tentang kendaraan, pengemudi, dan harga perjalanan
Kemajuan dalam kecerdasan buatan, kemajuan internet, green energy, dan teknologi lainnya dapat meningkatkan keselamatan bagi pengemudi dan pejalan kak. hal ini juga berpotensi meningkatkan penggunaan transportasi umum dan layanan transportasi daring lebih besar. Perubahan ini dapat mengakibatkan kemacetan dan polusi berkurang, perjalanan lebih cepat dan lebih murah, dan tentunya hidup yang lebih baik
revolusi industri mengubah gaya belanja

Retail

Dalam retail, personalisasi mengubah segalanya. Penjualan, layanan, dan pemasaran, berada dalam satu garis dan menciptakan pengalaman konsumen yang lebih personal. Tentunya hal ini didukung oleh kecerdasan buatan atau artificial intelligence. Revolusi Industri merubah itu semua.
Agen layanan pelanggan virtual dapat menjawab pertanyaan konsumen  dan membuat rekomendasi cerdas untuk pelanggan. Algoritma pembelajaran mesin dapat menganalisis miliaran sinyal untuk merekomendasikan panggilan layanan pelanggan ke agen yang paling tepat.
Menggunakan perangkat augmented reality, seperti kacamata pintar atau perangkat lainnya yang dapat dikenakan, pembeli dapat melihat produk di toko dan melihat data yang relevan muncul dalam penglihatan mereka. Lalu virtual reality  juga dapat menambah efisiensi. Contohnya adalah sebelum Anda berbelanja pakaian,  Anda dapat  mencoba pakaian yang berbeda  tanpa harus meninggalkan kamar tidur Terdengar tidak mungkin bukan? tapi percayalah ini sedang dikerjakan.
Saat ini, kebanyakan sistem pembelanjaam di toko daring adalah: Anda memesan terlebih dahulu, dan barang-barang dikemas lalu dikirim kepada Anda. Untuk saat ini itu hebat, namun artificial intelligence dan teknologi prediksi kedepannya akan sangat mengagumkan, berkembang lebih gila. Adalah Amazon yang akan mengembangkan hal ini. Amazon akan tahu apa yang Anda butuhkan sebelum Anda membutuhkannya. Amazon sedang membangun konsep baru, yaitu “pengiriman lalu belanja.” Anda menerima barang, dan mengirim kembali apa yang tidak Anda inginkan. Kehebatan artificial intelligence berperan besar disini

revolusi industri mengubah kebiasaan finansial

Keuangan

Lembaga keuangan juga termasuk jenis usaha yang terkena dampak revolusi industri. Banyak lembaga keuangan menggunakan kecerdasan buatan untuk mendeteksi penipuan dan ekuitas penelitian. Mereka bahkan menggunakan data dari pembelajaran mesin untuk mengelola hubungan klien. Misalnya, kecerdasan buatan membantu penasihat keuangan memprediksi prospek mana yang paling berharga dalam siklus penjualan, memutuskan tindakan terbaik berikutnya, dan membuat layanan pelanggan yang sangat pribadi berdasarkan sasaran keuangan, peristiwa kehidupan, dan variabel lain khusus untuk setiap pelanggan.
Industri perbankan sedang mengalami perubahan besar akibat revolusi industri ini. Cabang-cabang menghilang, persaingan baru memasuki industri dengan sangat cepat. Apa sekarang bank terlihat sperti 10 tahun lalu? dan bagaimana dengan cryptocurrency?

revolusi industri mengubah dunia asuransii

Asuransi

Industri asuransi mulai menggunakan data dari perangkat yang dikenakan untuk memantau kesehatan, dan sensor yang melacak kebiasaan mengemudi untuk menentukan harga dan mendorong kebiasaan yang lebih aman bagi pemegang polis. Orang-orang dengan kesehatan yang lebih baik atau catatan mengemudi yang bagus tentunya membayar premi lebih sedikit.  Sensor di mobil dapat langsung mengingatkan pengemudi akan adanya kesalahan potensial dengan kendaraan. Data ini juga dipakai untuk perusahaan asuransi jika terjadi kerusakan akibat kecelakaan dan memungkinkan mereka untuk langsung menghubungi pengemudi untuk memulai proses klaim.

revolusi industri mengubah sektor pertanian

Pertanian

Sistem mesin bertenaga Artificial intelligence (AI) dapat mengukur populasi tanaman dan mendeteksi gulma atau hama tanaman, dan menggunakan penyemprot robot untuk secara tepat menerapkan herbisida. Tanaman rekayasa biologis mengarah ke hasil panen yang lebih besar dan obat-obatan baru, seperti obat antimalaria yang dihasilkan dari tanaman tembakau rekayasa genetika. Dalam revolusi industri terutama di sektor pertanian mereka lebih menekankan kepada hasil panen yang lebih cepat dan lebih sehat.

dunia kesehatan dan revolusi industri

Kesehatan

Obat presisi membantu dokter menganalisis urutan genom pasien, riwayat medis, dan gaya hidup. Informasi itu, ditambah dengan data demografi dari sekelompok orang dengan kondisi serupa, serta penelitian terbaru, membantu dokter menciptakan perawatan dan terapi pencegahan yang unik bagi seorang individu.

Kapan Masa Depan Akan Tiba?

Dilangsir dari World Economic Forum Technology, titik perubahan dan dampak sosial dalam revolusi industri dan teknologi yang terjadi pada tahun 2025 dan yang terjadi adalah;
  • 10% pakaian yang manusia gunakan terhubung ke Internet
  • Apoteker robot pertama di AS
  • Mobil cetak 3D pertama dalam produksi
  • 5% dari produk konsumen dicetak dalam 3D
  • 90% dari populasi dengan akses reguler ke Internet
  • Mobil tanpa pengemudi populasinya 8% dari semua mobil di di dunia
  • Transplantasi pertama dari hati yang dicetak 3D
  • Lebih dari 50% lalu lintas Internet ke rumah untuk peralatan dan perangkat
  • Akan ada kota pertama dengan lebih dari 50.000 orang dan tidak ada lampu lalu lintas
  • Mesin AI pertama pada dewan direksi perusahaan

Apa yang ada di masa depan?

Ketika Revolusi Industri 4  telah terjadi, inovasi apa yang harus ada dalam bisnis Anda?

Kemajuan dalam daya komputasi, kecerdasan buatan, robotik, dan ilmu material dapat mempercepat pergeseran menuju produk yang lebih ramah lingkungan dari semua jenis. Teknik fabrikasi digital, termasuk pencetakan 3D, dapat membawa manufaktur lebih dekat ke pelanggan dan membuat perawatan suku cadang lebih mudah dan lebih murah.
Terobosan dalam bioteknologi dapat memungkinkan penggantian tulang dan organ yang dapat ditransplantasikan untuk ditumbuhkan dari sel induk pasien yang dicetak 3D. Ketika penemuan mengungkap tentang fungsi otak manusia, kita dapat melihat ke arah implan saraf dan antarmuka otak-mesin yang mengatasi penyakit kognitif dan berpotensi meningkatkan kecerdasan manusia.
Teknologi energi baru dapat menciptakan sumber daya yang murah, berlimpah, dan berkelanjutan dan penyimpanan daya  untuk mengurangi ketergantungan planet ini dari bahan bakar fosil pertama. atau Artificial intelligence (AI) dapat menangani pekerjaan rumah tangga, membantu perawat, dan dan hal-hal yang tidak pernah Anda pikiran sebelumnya

Skala dan luasnya inovasi teknologi merevolusi cara kita berbisnis. Selanjutnya, Anda harus mengeksplorasi bagaimana Revolusi Industri 4.0 dapat memengaruhi individu dan masyarakat. Namun Anda bisa melakukan langkah awal terlebih dahulu untuk menciptakan perubahan yang besar pada bisnis Anda. Contohnya adalah penggunaan aplikasi pencatatan keuangan yang efisien dan sudah teruji.