Ciri-ciri pubertas anak laki-laki dan perempuan

Pubertas adalah periode kematangan fisik yang cepat mencakup perubahan tubuh dan hormon (Santrock, 2007). Perubahan yang terjadi berlangsung secara signifikan, alami, dan sehat dan hal ini merupakan tanda bahwa anak telah berpindah fase dari masa kanak-kanak menuju remaja. Lalu seperti apakah pubertas pada anak itu? Simak penjelasannya di bawah ini.


Pubertas terjadi akibat adanya pelepasan hormon yang dikendalikan oleh interaksi dari hipotalamus, kelenjar pituitary, dan gonad. Sistem hormon ini bekerja dimulai dari kelenjar pituitary yang mengirim sinyal melalui gonadotropin (hormon yang merangsang testis dan ovarium) ke arah kelenjar yang sesuai untuk membuat hormon tersebut. Kemudian kelenjar pituitary berinteraksi dengan hipotalamus akan mendeteksi kapan tingkat hormon tercapai secara optimal dan menimbulkan reaksi berupa penyesuaian pelepasan gonadotropin. Pelepasan gonadotropin kemudian merangsang testis atau ovarium (Santrock, 2007).

Pubertas Laki-Laki
Berdasarkan Steinberg (2014) pubertas anak laki-laki dapat terjadi sejak usia 6,5 tahun. Anak laki-laki paling telat dalam memasuki masa pubertas pada usia 13,5 tahun. Rentang kematangan fisik anak laki-laki berkisar 2 sampai 5 tahun.

Berikut merupakan ciri-ciri fisik pubertas pada anak laki-laki:
  • Bertumbuhnya testis dan kantung skrotum pada usia 10 - 13,5 tahun
  • Bertumbuhnya rambut kemaluan pada usia 10 - 15 tahun
  • Pertumbuhan badan pada usia 10,5 - 16 tahun
  • Bertumbuhnya penis pada usia 11 - 14,5 tahun
  • Berubahnya suara (pertumbuhan laring) sekitar waktu bertumbuhnya penis
  • Bertumbuhnya rambut pada wajah dan ketiak sekitar dua tahun setelah rambut kemaluan tumbuh
  • Mulai ada kelenjar penghasil minyak, keringat, serta jerawat sekitar waktu yang sama ketika rambut ketiak tumbuh
Pubertas Perempuan
Steinberg (2014) mengatakan bahwa masa pubertas dapat terjadi sejak usia 5 tahun pada anak perempuan dengan usia yang paling telat dalam memasuki masa pubertas yaitu 13 tahun. Pada anak perempuan, rentang antara tanda-tanda pertama pubertas dan kematangan fisik bisa terjadi hanya dalam kurun waktu 1 tahun atau bahkan selama 6 tahun.

Ciri-ciri fisik pubertas pada anak perempuan yaitu:
  • Bertumbuhnya payudara pada usia 7 - 13 tahun
  • Bertumbuhnya rambut kemaluan pada usia 7 - 14 tahun
  • Pertumbuhan badan pada usia 9,5 -14,5 tahun
  • Menstruasi pada usia 10 – 16,5 tahun
  • Bertumbuhnya rambut ketiak sekitar 2 tahun setelah tumbuh rambut kemaluan
  • Mulai ada kelenjar penghasil minyak dan keringat sekitar waktu yang sama ketika rambut ketiak tumbuh
Pubertas merupakan masa perubahan besar yang ada di dalam dan luar tubuh anak. Penting untuk diketahui bahwa masa pubertas pasti akan terjadi oleh setiap anak yang memasuki usia remaja. Perubahan fisik yang terjadi ketika pubertas bukanlah suatu hal yang perlu dikhawatirkan oleh anak. Namun jika hal itu dirasa mengganggu psikologi si kecil dan Moms kebingungan bagaimana harus menghadapinya, Moms bisa langsung download aplikasi d’ Fun Station di smartphone Moms dan konsultasikan langsung kepada ahlinya.
 
Referensi:
Santrock, John W. (2007). Child Development, eleventh edition. The McGraw-Hill Companies, Inc.
Steinberg. (2014). Adolescence, eleventh edition. The McGraw-Hill Education: New York.

No comments:

Post a Comment